Pages

Saturday, July 5, 2014

PARTUS SPONTAN

BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Persalinan adalah tugas dari seorang ibu yang harus dihadapi dengan tabah, walaupun tidak jarang mereka merasa cemas dalam menghadapi masalah tersebut. Oleh karena itu, mereka memerlukan penolong yang dapat dipercaya, yang data memberikan bimbingan dan semangat selalu siap di depan dalam mengatasi kesukaran.
Persalinan adalah terjadi pada kehamilan aterm (bukan prematur atau post matur) mempunyai onset yang spontan (tidak diinduksi) selesai setelah 4 jam dan sebelum 24 jam sejak saat awitannya (bukan partus presipitatus atau partus lama) mempunyai janin (tunggal) dengan presentasi verteks (puncak kepala) dan oksiput pada bagian anterior pelvis terlaksana tanpa bantuan artificial (seperti forseps) tidak mencakup komplikasi (seperti pendarahan hebat) mencakup pelahiran plasenta yang normal. Dalam makalah ini akan dijelaskan mengenai proses kelahiran
B.     Rumusan Masalah
1.     Bagaimana proses kelahiran bayi ?
2.     apa saja yang di lalui saat proses melahirkan?
C.    Tujuan
1.     mengidentifikasi persalinan normal
2.     Mengetahui proses melahirkan/persalinan
3.     mengetahui tahap-tahap proses kelahiran normal.
D.    Manfaat
1.     Untuk memberitahukan proses persalinan
2.     Sebagai pengetahuan
BAB II
PEMBAHASAN

A.    Pengertian
Persalinan adalah proses membuka dan menipisnya serviks dan janin turun ke dalam jalan lahir. Kelahiran adalah proses dimana janin dan ketuban di dorong keluar melalui jalan lahir. Persalinan dan kelahiran normal adalah proses pengeluaran janin yang terjadi pada kehamilan cukup bulan (37-42 minggu), lahir spontan dengan presentasi belakang kepala yang berlangsung dalam 18 jam, tanpa komplikasi baik pada ibu maupun pada janin (Wiknjosastro 2001).
Persalinan dan kelahiran normal (partus spontan) adalah proses lahirnya bayi pada letak belakang kepala yang dapat hidup dengan tenaga ibu sendiri dan uri, tanpa alat serta tidak melukai ibu dan bayi yang umumnya berlangsung kurang dari 24 jam melalui jalan lahir.
Persalinan adalah serangkaian kejadian yang berakhir dengan pengeluaran bayi yang cukup bulan atau hampir cukup bulan disusul dengan pengeluaran plasenta dan selaput janin dari tubuh ibu. Persalinan dengan kelahiran spontan adalah persalinan yang berlangsung dengan kekuatan ibu sendiri dan melalui jalan lahir.
B.     Etiologi
Penyebab pasti partus masih merupakan teori yang kompleks antara lain oleh faktor hormonal, pengaruh prostaglandin, struktur uterus, sirkulasi uterus, pengaruh saraf dan nutrisi, perubahan biokimia antara lain penurunan kadar hormone estrogen dan progesteron. Teori Oxytocin, jika oxytocin bertambah maka akan timbul kontraksi otot-oto rahim, keregangan otot-otot dan pengaruh janin.
C.    Tanda-tanda persalinan
            1.      Tanda persalinan sudah dekat
a.       Terjadi lightening
Menjelang minggu ke–36 pada primigravida terjadi penurunan fundus uteri karena kepala bayi sudah masuk pintu atas panggul yang disebabkan :
1)      Kontraksi Braxton hicks
2)      Ketegangan dinding perut
3)      Ketegangan ligamentum rotandum
4)      Gaya berat janin dimana kepala kearah bawah
b.      Masuknya kepala bayi ke pintu atas panggul dirasakan ibu hamil :
1)      Terasa ringan dibagian atas, rasa sesaknya berkurang
2)      Dibagian bawah terasa sesak
3)      Terjadi kesulitan saat berjalan
4)      Sering miksi (beser kencing)
5)      Terjadinya his permulaan
Pada saat hamil muda sering terjadi kontraksi Braxton hicks dikemukan sebagi keluhan karena dirasakan sakit dan menggangguterjadi karena perubahan keseimbangan estrogen, progesterone, dan memberikan kesempatan rangsangan oksitosin.
Dengan makin tua hamil, pengeluaran estrogen dan progesterone makin berkurang sehingga oksitosin dapat menimbulkan kontraksi yang lebih sering sebagai his palsu.
c.       Sifat his permulaan ( palsu )
1)      Rasa nyeri ringan di bagian bawah
2)      Datangnya tidak teratur
3)      Tidak ada perubahan pada serviks atau pembawa tanda
4)      Durasinya pendek
5)      Tidak bertambah bila beraktifitas
           2.      Tanda persalinan
a.       Terjadinya his persalinan , his persalinan mempunyai sifat :
1)      Pinggang terasa sakit yang menjalar ke bagian depan
2)      Sifatnya teratur,interval makin pendek, dan kekuatannya makin besar
3)      Mempunyai pengaruh terhadap perubahan serviks
4)      Makin beraktifitas (jalan) kekuatan makin bertambah
b.      Pengeluaran lendir dan darah (pembawa tanda)
Dengan his persalinan terjadi perubahan pada serviks yang menimbulkan:
1)      Pendataran dan pembukaan
2)      Pembukaan menyebabkan lender yang terdapat pada kanalis servikalis lepas
3)      Terjadi perdarahan karena kapiler pembuluh darah pecah
c.       Pengeluaran cairan
Pada beberapa kasus terjadi ketuban pecah yang menimbulkan pengeluaran cairan. Sebagian ketuban baru pecah menjelang pembukaan lengkap. Dengan pecahnya ketuban diharapkan persalinan berlangsung dalam waktu 24 jam.
D.    Tahap-tahap Persalinan
Persalinan dibagi dalam 4 tahap/Kala yaitu :
            1.      Kala I : dimulai dari saat persalinan mulai sampai pembukaan lengkap (10cm) proses ini terbagi 
                 dalam dua fase yaitu :
a.       Fase laten (8 jam) serviks membuka sampai 3 cm
b.      Fase aktif (7 jam) serviks membuka dari 3 sampai 10 cm, kontraksi lebih kuat dan sering selama fase aktif
           2.      Kala II : dimulai dari pembukaan lengkap (10 cm) sampai bayi lahir. Proses ini biasanya berlangsung 
                2 jam pada primi dan 1 jam pada multi.
          3.      Kala III : dimulai segera setelah bayi lahir sampai lahirnya plasenta yang berlangsung tidak lebih 
                dari 30 menit.
           4.      Kala IV : dimulai saat lahirnya plasenta sampai dua jam pertama postpartum.
BAB III
PENUTUP
A.    Kesimpulan
Persalinan normal adalah persalinan yang terjadi pada kehamilan aterm (bukan premature atau postmatur),mempunyai onset yang spontan (tidak diinduksi), selesai setelah 4 jam dan sebelum 24 jam sejak saat awitannya, mempunyai janin tunggal dengan presentase puncak kepala, terlaksana tanpa bantuan artificial, tidak mencakup komplikasi, plasenta lahir normal.Persalinan normal disebut juga partus spontan, adalah proses lahirnya bayi pada letak  belakang kepala dengan tenaga ibu sendiri, tanpa bantuan alat-alat serta tidak melukai ibu dan bayi yang umumnya berlangsung kurang dari 24 jam.Bentuk-Bentuk Persalinan:Persalinan spontan, Persalinan Bantuan, Persalinan Anjuran
B.     Saran
Menjelang kelahiran sang bayi, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan. Terutama barang – barang keperluan ibu dan sang bayi yang nantinya akan dibawa ke rumah sakit. 
DAFTAR PUSTAKA 
Manuaba, I. B. G. 1998, Ilmu kebidanan, penyakit kandungan dan keluarga berencana untuk pendidikan bidan, EGC, Jakarta.
Doenges, M., dkk., 2001,Rencana perawatan maternal bayi, EGC, Jakarta.
Hachermoore. 2001, Esensial obstetric dan ginekologi, Hypokrates, Jakarta.
Halminton P. M. 1995, Dasar-dasar keperawatan maternitas, Edisi 6, Penerbit Buku Kedokteran, EGC, Jakarta.
Manuaba, I. B. G. 1999, Operasi kebidanan kandungan dan keluarga berencanauntuk dokter umum, EGC, Jakarta.